Siapa yang tidak hapal do'a makan ini;
"Allahumma baarik lana fimaa raazaqtana wa qina ‘adzabannar..."
Maka doa makan ini sangatlah populer dikalangan kita. Tetapi tahukah kita, bahwa ternyata do'a yang dilafadzkan ini ternyata berdasarkan hadits yang sangat dhoif?
Artinya Dari Abdullah bin Amr, dari Nabi Shallallahu alaihi
wa sallam bahwa beliau biasa mengucapkan apabila didekatkan makanan kepada
mereka: Allahumma baarik lana fimaa raazaqtana wa qina ‘adzabannar. Kemudian
beliau mengucapkan bismillah. Dan ketika telah selesai beliau mengucapkan:
Alhamdulillahilladzi ath’amana wa saqana fa arwana wa kullul ihsan ataana
(segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat kepada kami dan menunjuki
kami. Dan segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kepada kami
sampai kami puas dan segala kebaikan yang telah datang kepada kami).
Sangat dha’if. Telah diriwayatkan oleh imam Ibnu Sunniy di
kitabnya amalul yaum wal lailah (no 450 & 467) dan Imam Ibnu Adiy di
kitabnya Al Kaamil (7/427), dari jalan Muhammad bin Abi Az Zu’aizi’ah, dari Amr
bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya (yaitu Abdullah bin Amr seperti
diatas).
Saya (Abdul Hakim) berkata: Sanad hadits ini sangat dho’if, karena
Muhammad bin Abi Az Zu’aizi’ah, telah berkata Imam Bukhori dan Imam Abu Hatim tentangnya,”Mungkarul hadits jiddan (sangat munkarul hadist).” Demikian diterangkan
oleh Imam Dzahabi di Mizan-nya (3/548-549) dan Al Hafizh Ibnu Hajar dikitabnya
Lasaanul Mizan (5/165-166) dan Imam Al’Uqailiy di kitabnya Adh Dhu’afaa’
(4/67-68) (dikutip dari kitab hadits-Hadits Dho'if dan Maudhu' ,buah karya Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat, penerbit Darul Qolam)
Kita dilarang untuk beramal dengan hadits-hadits yang dhoif riwayatnya, karena telah datang keterangan hadits yang lebih sah dari do'a tersebut.
Maka, biasakanlah anak-anak kita (dan tentunya diri kita) untuk mengamalkan amalan sehari-hari sesuai dengan tuntunan Nabi kita yang mulia Shallallahu 'alaihi wasallam.
Dan doa yang lebih shahih riwayatnya untuk memulai makan itu adalah membaca : Bismillah (tanpa Ar Rahman Ar Rahiim).
Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam
bersabda : “Apabila seseorang di antara kamu memakan makanan, hendaklah
membaca:
بِسْمِ اللهِ
Apabila lupa pada permulaannya, hendaklah membaca:
بِسْمِ اللهِ فِيْ أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ.
(HR. Abu Dawud 3/347, At-Tirmidzi 4/288, dan
lihat kitab Shahih At-Tirmidzi 2/167)
Wallahu a'lam
 | Saya juga pernah diberi tahu teman tentang ini, tapi saya sendiri belum menemukan secara langsung haditsnya. Ditunggu keterangan lebih lanjutnya Pak. TFS. Jazakallah |
 | ituuuuulach, malah masiiiiih ada bunyak yang berpendapat: bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem lebih afdlal daripada bismi-lLah!
padahal rasulu-lLah SAW bukankah bersabda makanlach dengan tanagn kanan, apa2 yang didepanmu dan ucapkan bismi-lLah!
jakaa-lLahu khairan.. |
 | Terima kasih informasinya. Keep posting yang beginian. Kadang kala kita terlena dengan yang menjadi kebiasaan sementara belum tentu kebiasaan itu (100%) benar. |
 | ditunggu *hadits yang lebih sah dari do'a tersebut* |
 | Aduuuhhhh ...berarti selama ini Taqlid buta donk! :-(( |
 | secara bahasa doa tersebut di atas gak salah kan? bagus pula maknanya |
 | iya... memang bacaan itu tidak dicontohkan dan kalo tidak salah ada bacaan yang lain delain bismillah yaitu "bismillahi awalahu wa akhirhu" |
 | ditunggu ino detailnya mas... |
 | ternyata oh ternyata ... bismillahi awwalahu wa akhirhu bukannya kalau lupa baca bismillah ?
ada yang baca ayat kursi sebelum makan .... |
 | aduh selama ini salah dnk doanya. makasih koreksinya ya... |
 | iya... memang bacaan itu tidak dicontohkan dan kalo tidak salah ada bacaan yang lain delain bismillah yaitu "bismillahi awalahu wa akhirhu"  bener! tapi... ada tapinya bagi mereka yang LUPA pada awwalnya. saat, waktu sebelum, mulai makan. "bismi-lLahi fie awwalihi wa akhirihi" bagi yang berkenan buka ini site: http://makedua.com/display_dua.php?sectionid=65ok? |
 | "Apabila seseorang di antara kamu memakan makanan, katakanlah 'Bismillah'. Apabila lupa pada permulaannya, katakanlah 'Bismillahi fii awwalihi wa aakhirihi.'" (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi) |
 | mh, promosi.com, hehehehhehe buku "Doaku Pada Allah" buku doa untuk anak-nya GIP doa makannya bismillah lhoooo, tanpa hirrohmaannirrohiim (juga buka allahumma dst). begitu pula saat akan wudhu dll, (wah saya masih kebiasaan lama agak susah karena udah otomatis aja). tapi pelan-pelan anak2 kalo makan juga baca bismillah aja..... |
 | ada bisa menjelaskan biang keladi doa panjang itu? |
 | iyak-iyak, saya juga baru 'ngeh' setelah baca Kitab Hishnul Muslim (versi PDF copy) pada postingan sebelumnya. |
 | As Salaamu`alaik. Yes, it's true what you've said here. If anyone has the book Hisnul Muslim, can refer to it. The du`aa are accompanied by strong ahadeeth evidences. Wallaahu`alam. |
 | pentingnya postingan nggak setengah-setengah :D, atau sengaja biar rame? |
 | MantaB Bang Syamsul :) info yg bgini ini yg selalu ditunggu... pliz jangan pernah lupa dicantumin Sumber Info Shahihnya ya Bang... Jazakallah Khoir :) |
 | ooooo, gitu ya........aduh baru tahu nih makasih pak syamsul |
 | hi 45x rame bangat ^_^
Rasulullah memang mendidik ummat agar sebelum makan membaca "Bissmillaah"
OK.tanx ^_^ |
 | Mungkin karena gampang jadi ada yang merasa kurang mantap? Thanks for sharing |
 | K'Syamsul.... anak2 selalu baca do'a yg salah itu....;(( diajarkan juga disekolahnya... ;(( InsyaAllah aku akan perbaiki...;)) Ditunggu keterangan yg lainnya ! Nuhun kang !
|
 | terimakasih infonya ditunggu info selengkapnya |
 | wah, ternyata doa makan yang shahih lebih gampang dan mudah diterapkan yah, apakah hanya bismillah saja atau memang ada hadits shohih lain yang mengajarkan doa mau makan yang lain, ditunggu yah |
 | brarti yang ngajari kita tentang doa ini dari dulu kurang kritis ya |
 | wah menurut yang saya pernah pelajari, hadis dhoif boleh tuh diamalkan selama dhoifnya tidak sampai pada derajat maudhu alias palsu alias diada2kan...karena banyak hadis dhoif yang menjadi dhoif lantaran hanya ada cacat dalam periwayatan semisal sang perawi yang penglupa, sang perawi orangnya kurang dikenal oleh ahli hadis, dsb,...oh iya ini juga terkait dengan masalah menjadikan hadis dhoif sebagai hujjah fadhilah amal yang memang para ulama berselisih pendapat di dalamnya... so jangan dicerca cukup diinfokan saja mengenai yang lebih shohih mengenai hal tsb maaf komennya kebanyakan :D salam kenal.... |
 | mengapa mau gunakan hadiths dhoif bila yg sahih ada? |
 | oooH, kalau begitu bagaimana nasib orang -orang yang blum tau nih..kita semua harus bantu sebarkan,blum lagi dibuku-buku agama dan doa banyak sekali yang menggunakan doa makan ini dong? |
Comment deleted at the request of the thread owner.
 | Baru nemu halaman ini, hmmmm... ternyata... |
| |