Barangkali anda pernah menyaksikan, ketika seorang bayi dilahirkan kedunia ini dan kemudian tidak menangis. Maka tindakan dokter dan bidan yang ada diruangan melahirkan adalah berusaha membuat si bayi tersebut untuk menangis.
Bahkan, sampai kaki si bayi diangkat dan kepala ada dibawah sehingga cairan yang ada di ruang paru-paru bayi bisa keluar dan bayi bisa menangis.
Demikianlah fithrah bayi ketika dilahirkan. Supply udara yang biasanya diberikan oleh ibu ketika didalam rahim, kini sudah harus digantikan dengan gerak paru-paru si bayi itu sendiri. Maka, bayi harus menangis
ketika dilahirkan atau jika tidak diperlakukan sebagaimana kejadian
diatas.
Namun, ternyata ada hal yang menarik dengan mengapa kemudian bayi ini
menangis ketika dilahirkan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh
Imam Bukhori, disana disebutkan sebab mengapa bayi itu menangis.

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah bersabda Nabi
shallallahu alaihi wa sallam,"Setiap anak Adam ditusuk oleh syaithan dikedua rusuknya dengan kedua jari telunjuknya ketika ia dilahirkan selain Isa bin Maryam, syaithan berusaha menusuk(nya), lalu ia menusuk pada hijab (yakni ada dinding yang menghalanginya). (HR Bukhori)
Dan dalam hadits yang lain disebutkan:

Dari Abu Hurairah: Bahwasanya Nabi
shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda, "Tidak seorang pun anak yang dilahirkan melainkan syaithan telah menyentuhnya ketika dia dilahirkan, lalu dia berteriak menjerit lantaran sentuhan saithon itu kepadanya, kecuali Maryam dan anaknya (yaitu Nabi Isa)". (HR Bukhori).
Hmm, ini adalah khabar ghaib dan datangnya dari langit, meskipun mungkin diantara kita bertanya: Ah, masak iya seperti itu? Namun kalau kita sudah berikrar dengan dua kalimat syahadat, itu berarti
WAJIB bagi kita untuk mempercayainya.
Sekarang anda sudah mengetahui, sebab mengapa setiap anak yang lahir kedunia ini menangis, lantaran syaithan telah menyentuhnya yakni dengan menusukkan jari telunjuknya kepada kedua rusuk bayi.
Hanya kepada Allah saja kita beriman.
Wallahu a'lam